Kualitas Udara dalam Ruang Rumah di Indonesia

image credit to science daily


Di Indonesia, orang pada umumnya lebih banyak menghabiskan waktu dalam ruangan sehingga menjaga kualitas udara yang kita hirup sangatlah penting untuk kesehatan kita. Menteri Kesehatan Indonesia menyatakan dalam laporan pedoman penyehatan udara dalam ruang rumah bahwa kualitas udara yang buruk dalam ruang rumah dapat menimbulkan gangguan kesehatan, sehingga perlu upaya penanggulangan secara tepat dan berkesinambungan oleh semua pihak. (Untuk lebih lanjut dapat dibaca di sini)

Pencemaran udara dalam ruang rumah mengakibatkan gangguan kesehatan secara langsung dan tidak langsung. Gangguan kesehatan secara langsung antara lainnya adalah iritasi mata, iritasi hidung dan tenggorokan, serta sakit kepala, mual dan nyeri otot (fatigue), termasuk asma, hipersensitivitas pneumonia, flu dan penyakit–penyakit virus lainnya. US EPA menyatakan paparan udara dalam ruang yang tidak sehat dalam jangka panjang dapat berakhir pada penyakit paru, jantung, dan kanker, yang sulit diobati dan berakibat fatal.

Selain penyakit tersebut di atas, di Indonesia sekarang bronkhitis kronis, penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), kanker paru, kematian berat bayi lahir rendah (BBLR), kematian bayi usia kurang dari satu minggu, otitis media dan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), tuberculosis sering dijumpai pada lingkungan dengan kualitas udara dalam ruang yang tidak baik (Depkes, 2011). Menurut Depkes, ISPA yang dapat dimulai dari alergi dan asma mendominasi kesakitan pada anak balita dan menyebabkan kematian sekitar 4 juta balita pertahunnya.

Dalam upaya penyehatan kualitas udara dalam ruang rumah, pemerintah menganjurkan untuk membatasi sumber polusi udara dalam ruang seperti asap rokok dan karbon dioksida yang dikeluarkan dari kompor alat memasak serta memperbaiki letak tata ruang dan ventilasi rumah. Laju ventilasi yang direkomendasikan adalah laju pertukaran udara melalui lubang udara permanen selain jendela dan pintu rumah terutama untuk rumah-rumah yang dibangun dengan tujuan untuk mengurangi kebocoran udara dingin dari dalam dan udara panas berpolusi dari luar.

Ventilasi dapat dibantu dengan pemasangan sistim ventilasi dengan filter udara agar udara yang masuk sudah tersaring dan bersih. Salah satunya adalah sistim Energy Recovery Ventilator (ERV) yang membantu membuang udara dalam ruang dan membawa udara luar yang sudah disaring melalui HEPA filter sehingga udara dalam ruang rumah anda tetap nyaman, sehat dan bersih. Sistim ERV juga dirancang untuk bekerja secara efisien sehingga tidak membebani kerja pendingin udara anda dengan memproses udara luar yang masuk agar mencapai suhu udara serupa dengan dalam ruang rumah anda.

Hubungi Cool & Clean sekarang untuk mengukur kualitas udara dalam ruang Anda dan pastikan rumah Anda bebas dari polusi pencemaran udara. Lindungi si kecil dari bahaya polusi udara dalam ruang. LIKE FB Page Cool & Clean untuk tips dan trick lainnya. Atau tinggalkan comment di bawah untuk diskusi dengan Cool & Clean.

source: Departemen Kesehatan Republik Indonesia






2 Comments

  1. Samuel Harianto-Reply
    September 10, 2012 at 8:16 am

    Saya membaca beberapa blog bpk/ibu. Ada beberapa kali menyebut ERV. Apakah men-supply produk tsb?
    Trims.

  2. September 11, 2012 at 9:40 am

    Hai Samuel, terima kasih sudah mengunjungi blog kami. Iya, kami ada mensupply produk ERV itu sendiri selaku agen tunggal. Anda bisa mengunjungi http://www.ultimateair.com ) untuk informasi lebih mendetail soal produk ERV yang kami supply yaitu RecoupAerator.

    Jika ada pertanyaan lebih lanjut, juga bisa mengirimkan email ke marketing@tawadasicentific.com.

    Terima kasih sekali lagi.

Leave A Comment