Ultra-Ever Dry: Ilmu di balik nanoteknologi hidrofobik

Air dibutuhkan untuk kehidupan di muka bumi. Meski demikian, elemen bermanfaat ini juga memiliki kemampuan untuk menenggelamkan kota-kota dan menyebabkan kerusakan besar. Air dapat membusukkan kayu, membuat semua besi berkarat dan bertanggung jawab untuk sekitar  $108 juta kerusakan selama Badai Kartrina. Meskipun banyak proses merusak ini tidak dapat dihindari, air baru-baru ini telah menemui tandingannya.



Sebuah produk bernama Ultra-Ever Dry, dikembangkan oleh NeverWet LLC dan didistribusikan oleh UtraTech Int., telah memiliki kekuatan untuk membuat hampir semua permukaan seluruhnya menjadi anti air dengan satu semprotan biasa dari kaleng. Mark Shaw, CEO dari UltraTech, percaya bahwa untuk beberapa dekade ke depan, sebagian besar terobosan utama pada dunia pemasaran teknologi akan berdasar pada nanoteknologi, bidang ilmu di balik Ultra-Ever Dry. Jadi bagaimana Ultra-Ever Dry bekerja?

“Terdapat dua aspek utama terkait kemampuan sebuah lapisan untuk menjadi superhidrofobik untuk cairan berbahan dasar air dan beberapa minyak dan bahan kimia,” kata Shaw. “Energi permukaan dari lapisan harus lebih sedkikit daripada energi permukaan cairan yang berusaha ditolaknya. Energi permukaan yang lebih besar menjaga cairan yang jatuh berbentuk hampir bundar”.

Jika energi permukaan dari material seperti bahan denim, dengan jarak yang relatif besar di antara serat-seratnya, lebih tinggi daripada energi air, maka material menjadi basah. Dengan penerapan Ultra-Ever Dry pada kain, jarak antara serat ditutup menciptakan permukaan di mana air bisa menjadi bulat dan akhirnya bergulir jatuh.   


“Lapisan tersebut juga harus memiliki permukaan yang memiliki puncak-puncak dan lembah-lembah pada tingkat mikroskopik yang membuat tetesan cairan bulat mengalir di puncak dan memadatkan udara pada lembah-lembah,” ujar Shaw. “ Dengan hanya tiga hingga empat persen dari tetesan yang menyentuh permukaan, ini memungkinkan cairan untuk meluncur di atas permukaan udara. Hasilnya adalah permukaan tidak pernah basah.” Teknologi Ever Dry hampir satu dekade melakukan penelitian tentang topic tersebut dari universitas, perusahaan, dan pemerintah dengan prototipe pertama tersedia di tahun 2007. UltraTech merupakan yang pertama memasarkan produk. Saat ini, UltraTech telah mengadaptasi teknologi pada berbagai toko lainnya.

Ultra Tech baru-baru ini mendapatkan hak untuk nanoteknologi serupa yang digunakan oleh militer untuk membuat tenda dan seragam perang yang selurunya anti air dan anti noda, menghilangkan kebutuhan untuk mencuci. Perusahaan juga sedang di tengah jalan untuk mendapatkan hak adaptasi lain yang dapat membuat permukaan-permukaan menjadi anti bau, kemungkinan mengakhiri kebutuhan untuk mencuci secara keseluruhan.
Karena produk telah meningkat adaptasinya untuk busana, geladak, microchip dan pesawat tanpa awak, biayanya berkurang 25 persen sejak tahun lalu. Penggunaan produk ini berlanjut hingga meningkat pesat. 

Karena produk ini hidrofobik, Ultra-Ever Dry juga menghilangkan susunan es. Ini bisa diterapkan di kaca mobil, kapal nelayan dengan pembeku, dan atap-atap.
Apa yang bisa kita harapkan untuk masa depan teknologi ini?

Adaptasi global untuk nanoteknologi telah menciptakan dorongan internasional untuk mengembangkan produk. Cina telah membangun satu kota yang didedikasikan untuk penelitian sedangkan Amerika Serikat telah meginvestasi lebih dari $20 juta pada nanoteknologi selama 10 tahun terakhir ini.

Nanoteknologi memiliki potensi untuk merubah aspek paling penting dalam kehidupan kita dan menciptakan mesin perekonomian baru, sama dengan komputer dan teknologi informasi yang telah memberikan dampak sejak tahun 1980. Rusia, Jerman dan lainnya sedang dalam perlombaan untuk mengembangkan industri yang baru muncul ini untuk mendapatkan keuntungan global bagi warga negara dan perekonomian mereka. Pemerintah Amerika Serikat telah menginvestasi lebih dari  $20 juta pada Nanoteknologi selama 10 tahun terakhir.

Beberapa efek paling besar yang dibuat oleh teknologi adalah sektor energi, sandang dan kesehatan. “Nanoteknologi akan membuat semua area ini lebih baik dengan cara yang bahkan susah untuk kita bayangkan,” kata Shaw. “Partikel Nano yang menciptakan darah buatan, jendela dan mobil yang bisa membersihkan sendiri, pakaian yang tidak akan bernoda dan tidak membutuhkan pencucian, helaian padat partikel-partilel dengan tebal satu atom, menghitung menggunakan sebuah atom dan sel-sel bahan bakar baru, itu hanya beberapa.”

Leave A Comment