Mengenali Fabric Duct – Part 1

 image credit DuctSox

Hai pembaca setia Cool & Clean, kali ini kami ingin memperkenalkan sedikit tentang fabric duct – duct kain – yang mulai populer di Indonesia dan merupakan alternatif utama untuk ducting tradisional dari metal yang ada sekarang. Simak terus dan ikuti Cool & Clean serta Facebook Cool & Clean untuk informasi lebih banyak lagi terutama bagi Anda sekalian yang berprofesi sebagai arsitek dan kontraktor.

Apakah fabric duct itu sendiri?

Fabric duct atau duct kain adalah sistim dispersi udara menggunakan bahan tekstil atau kain dan dapat digunakan sebagai alternatif dari ducting metal tradisional. Beberapa keuntungan utama dari fabric duct atau duct kain adalah pemasangan mudah dan cepat, penggunaan hemat energi dan bebas kuman. Menarik bukan?

Sebelum membahas keuntung dan fitur unggul lainnya dari aplikasi fabric duct, mari kita lihat beberapa aplikasi fabric duct umum ditemui. Seperti contohnya adalah di open ceiling architecture (arsitektur langit-langit terbuka), lingkungan kritis seperti dapur dan laboratorium dan underfloor air dispersion(aplikasi dispersi udara bawah lantai).

Apa saja keuntungan dan keunggulan fabric duct?

1. Penyebaran Udara yang lebih Unggul
Dalam ruangan dengan langit-langit terbuka, sistem saluran udara yang menggunakan ducting metal, penyebaran udara melalui masing-masing diffuser yang dimana jaraknya antara10 sampai 15 meter (antara satu dengan lainnya). Jadi udara diarahkan ke zona spesifik, ini mengakibatkan kurangnya efesiensi pencampuran udara di dalam ruangan dan sering menyebabkan penyebaran udara dingin tidak merata sehingga terjadi perbedaan antara daerah yang dingin dan panas
Dengan Sistem fabric duct, udara disebarkan lebih merata di sepanjang salurannya (ducting-nya),  dengan demikian sistem ini memberikan dispersi udara yang konsisten dan seragam dalam ruangan.

Dispersi udara yang lebih baik berarti pencampuran udara yang lebih baik pula. Rasio penyebaran udara yang sangat tinggi menghasilkan  penyebaran yang konsisten baik menggunakan orifis atau ventilasi linier.  Sistem konvensional yang menggunakan diffuser dengan volume yang tinggi bisa mengakibatkanperbedaan yang signifikan dalam proses pendinginan udara, baik di sebabkan oleh berat, daya apung, dan volume udara yang harus disebar.



2. Desain Sederhana
Ini berarti mengurangi proses pengerjaan ducting!Karena seluruh Sistem fabric duct adalah diffuser, udara bisa disebarkanke ruangandalam pola yang lebihefisien, seperti terlihat dalam tata letak perbandingan ini. Sistem yang menggunakan fabric duct dapat dirancangdengan belokan (fitting) yang mirip dengan ducting metal, termasuk banyak kelengkapan menggunakan ritsleting standar dan kustomisasi yang tidak terbatas untuk menyesuaikan kebutuhan masing-masing. 


3. Berat yang lebih ringan

Berat Sistem fabric ductjauh lebih ringan dari sistem ducting metal. Merancang dengan Sistem fabric duct akan memperoleh keuntungan yaitu beban atap lebih ringan, mudah penanganannya, dan mengurangi kebutuhan peralatan tenaga angkat.

Jika Anda tertarik lebih banyak dengan fabric duct, dapat menghubungi Cool & Clean atau komen langsung di bawah sini. Bagi para pembaca setia yang berprofesi sebagai arsitek dan kontraktor, bagaimana menurut Anda tentang fabric duct dan aplikasinya? Tuliskan komen Anda di bawah dan kami senang berdiskusi lebih lagi. Baca terus Cool & Clean untuk mengenali fabric duct – part 2 dan keunggulan serta keuntungan fabric duct yang masih banyak lagi.

P.S. Jangan lupa LIKE Facebook Cool & Clean juga ya! 🙂

Reference DuctSox

Leave A Comment